Tujuan dan Strategi




Tujuan utama dari bisnis ini tentunya pada profit oriented. Selain itu ikut berperan aktif dalam bidang bisnis dan kewirausahaan. Saung Gedang mencoba menyeimbangkan orientasi hasil dan orientasi proses serta membangun budaya bisnis kuliner yang mantap dan dapat dianut oleh seluruh stakeholders khususnya di bidang kuliner. Saung Gedang menyajikan kreasi baru berbagai menu olahan pisang dengan tata cara penyajian yang menarik untuk menarik minat bagi orang yang kurang menyukai buah khususnya pisang.
Strategi adalah rencana-rencana untuk mencapi tujuan bisnis. Strategi yang kami jalankan untuk pengembangan bisnis Saung Gedang ini berfokus pada beberapa hal yaitu pemasaran, inovasi produk, dan pangsa pasar.
Dalam perumusan strategi da beberapa aspek yang diterapkan oleh manajemen Saung Gedang.
1.      Analisis Lingkungan
a.       Pesaing
Persaingan berkaitan dengan produk sudah ada di sekitar kampus yang menawarkan produk makanan ringan ini, namun persaingan dalam hal layanan dan fasilitas belum ada. Hanya saja belum ada yang memberikan ruang bebas untuk berkumpul, Selain itu, makanan cemilan seperti olahan pisang masih bisa dibeli oleh mahasiswa dari swalayan kampus yang sama-sama menawarkan harga mahasiswa.

b.      Konsumen
Konsumen kami adalah para mahasiswa, pelajar yang ada di lokasi setempat, dan penduduk setempat baik anak-anak, remaja ataupun dewasa. Karena produk yang ditawarkan memang cocok untuk berbagai kalangan, namun lebih di setting khusus untuk diminati oleh mahasiswa. Lokasinya pun memang bertempat disekitar kampus yang notabene populasi tempat tinggal (kost dan kontrakan) mahasiswa.

Bisnis ini berharap tingkat pembelian ulang oleh konsumen cukup tinggi. Dan konsumen yang berdatangan akan terus-menerus datang ke kedai ini dan akhirnya menjadi pelanggan tetap.

c.       Pemasok
Dalam hal pemasok kami bekerjasama dengan petani pisang, karena kami menginginkan kualitas buah yang terbaik, yang masak langsung dari pohonnya. Selain itu juga untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau dan ikut membudayakan petani lokal.

d.      Sosial
Saung Gedang akan ikut berperan dalam berbagai kegiatan positif sebagai sponsor, kami tidak menutup kemungkinan untuk berperan sebagai sponsor dalam mendukung setiap kegiatan-kegiatan yang berbentuk edukasi. Dan ikut meramaikan kegiatan-kegiatan amal seperti membagikan produk kami sebagai takjil di waktu ramadhan.

2.      Analisis Internal
a.       Pengetahun Teknologi
Dalam pengembangan usaha Saung Gedang kami menerapkan kemajuan teknologi
seperti penjualan dengan online, aplikasi untuk delivery menu Saung Gedang, Laporan Keuangan yang dikerjakan secara komputeris.
b.      Pengetahuan Manufaktur
Saung Gedang adalah bentuk kewirausahaan yang memproduksi sendiri produk makanan dan minuman yang akan dijual. Dengan beberapa proses yaitu;
Aktivitas yang dilakukan Aktivitas yang dilakukan meliputi proses mencari pisang serta bahan makanan dan minuman lainnya, proses memasak, dan proses penyajian. Pisang  didapat dari pasar atau petani yang menanam tanamannya secara alami. Proses memasak makanan dimasak terlebih dahulu. Terakhir, proses penyajian adalah menyajikan hasil masakan berupa makanan atau minuman dengan hiasan kepada pelanggan.

c.       Pengetahuan Pemasaran
Ada beberapa tahap yang kami fokuskan dalam pemasaran, diantaranya;
Produk Saung Gedang yang diproduksi merupakan produk berbahan baku pisang yang digoreng dan disajikan secara crispy dan hangat, produk yang dihasilkan tanpa menggunakan bahan pengawet, sehingga kandungan gizi dalam pisang tersebut tetap terjaga. Kemasan yang digunakan berbahan kertas berukuran 100 gram per kemasan yang bermerk “Saung Gedang”.
Harga
Harga satuan dari Saung Gedang bervariasi antara Rp. 5000 s/d Rp. 8000 sesuai dengan rasa yang di inginkan oleh konsumen. Harga kripik kulit pisang sebesar Rp. 5000 per bungkus, dan minuman di bandrol dengan harga Rp. 2000 s/d Rp. 3000 untuk kopi dan teh, sedangkan jus buah Rp. 5000 untuk semua varian rasa.
Promosi
Promosi dilakukan dari mulut ke mulut, pemanfaatan sosial media, pembuatan website, penyebaran brosur produk dan memasang spanduk di depan tempat usaha.
Lokasi yang akan kami pilih adalah di sekitar wilayah kampus dan menjadikan mahasiswa sebagai sasaran utama dikarenakan adanya sifat konsumtif mahasiswa terhadap jajanan ringan yang mengenyangkan.

d.      Pengetahuan Distribusi
Pendistribusian kami melakukannya dengan armada/transportasi pribadi milik Saung Gedang.

e.       Pengetahuan Logistik
Dalam hal logistik supaya selalu terpenuhi dan terbarui baik pusat maupun cabang   kami mengantisipasinya dengan cara bekerjasama dengan beberapa pemasok selain itu pemilihan lokasi bisnis juga harus dekat dengan sumber bahan baku seperti pasar tradisional maupun toko swalayan.

3.      Analisis SWOT

       Strength (Kekuatan)
¢  Keunggulan produk
Kami membuat produk dari kualitas bahan baku yang bagus dan terjamin. Sehingga menghasilkan produk pisang goreng yang enak dan renyah.
¢  Produk sudah familiar
Produk yang kami jual ini sudah sangat familiar dilidah para konsumen, sehingga akan relative lebih mudah untuk menarik konsumen datang dan memesan.
¢  Cara membuat produk relative mudah
Produk-produk kami ini proses pembuatannya relative mudah, sehingga hampir setiap personil di tim kami bisa membuatnya.
¢  ahan baku mudah didapat
Bahan baku dari produk-produk yang kami jual ini sangat mudah didapatkan dan banyak dijual dengan harga yang relative murah. Bisa didapatkan di pasar – pasar tradisional maupun modern.
¢  Harga terjangkau
Harga dari pisang goreng crispy ini sangat terjangkau oleh siapa saja.

        Weakness (Kelemahan)
¢ Belum memiliki cukup pengalaman.
¢ Pengalaman kami dalam memulai usaha masih sangat minim, ini menjadi satu titik kelemahan tersendiri yang mau tidak mau harus di atasi dengan kerja tim secara kompak.

        Opportunities (Peluang)
¢  Banyaknya konsumen
Banyaknya mahasiswa kami jadikan sebagai sasaran sehingga kami cukup yakin tidak akan sepi dengan konsumen.
¢  Sistem Pemasaran
Pemasaran yang kami terapkan dalam tim adalah promosi. Kami gencar mempromosikan produk-produk kami melalui brosur/selembaran.

¢  Munculnya Kompetitor
Seiring berkembangnya bisnis, bukan tidak mungkin nanti muncul kompetitor yang  menjalankan bisnis serupa.
 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar